Thinee And The Old Man With White Beard


green nature movies gandalf wizards the hobbit middleearth ian mckellen grey pilgrim mithrandir gan_wallpaperswa.com_64

Pagi-pagi sekali aku berjalan menuju sungai yang jaraknya lumayan jauh dari rumaku  sambil menenteng sebuah ember kecil berwarna hitam. Ember hitam itu berisi perlengkapan mandi karena memang aku mau pergi mandi di sebuah sungai yang biasa kami sebut dengan sebutan Kokoq Bawaq (Kokoq=Sungai dan Bawaq=Bawah). Terletak lumayan jauh dengan dataran yang cukup rendah dari pemukiman penduduk di desaku. Sepanjang perjalanan, aku harus menyusuri pematang sawah yg berkelok. Kakiku terasa basah karena memijak rumput berembun. Sisi kiri dan kananku terhias oleh hamparan tanaman padi yang sudah mulai menguning. Benar-benar pagi yang menyejukkan pikirku apalagi posisi matahari belum terlalu tinggi dan udara yang aku hirup sungguh fresh!
Aku melihat sungai masih terlihat sepi-karena biasanya setiap pagi sudah ramai oleh penduduk yang biasanya mandi di sungai tersebut-pemandangan yang tidak biasa. Aku tertegun sejenak memandang aliran sungai yang tak begitu deras tapi sangat jernih, asli, murni, belum terkontaminasi limbah apapun. Setahu saya sumber aliran air sungai ini berasal dari pegunungan terdekat.
Ketika hendak bersiap turun ke sungai tersebut aku tiba-tiba saja melihat sesuatu hanyut. Perasaanku mendadak kesal melihat kenyataan ada orang yang membuang sampah di sungai ini. Apa mereka tidak berpikir tindakan mereka itu bisa mencemarinya? Dengan perasaan dongkol aku berusaha ke tengah sungai yang ternyata tidak terlalu dalam seraya mendekati benda tak kukenal yang hanyut tersebut.

“Apa ini?” gumamku lirih.

Aku memperhatikan ternyata sampah hanyut tersebut hanya selembar kertas usang kecokelatan. Aku memicingkan mata untuk melihat lebih detail lagi kertas tersebut. Di sana terdapat banyak semacam tulisan-tulisan arab yang tidak aku mengerti bagaimana membacanya. Kuperhatikan sekelilingku masih terlihat sepi. Tak seorang pun tampak sedang membuang sampah. Ah sudahlah lebih baik aku segera mandi kalau tidak aku bisa membeku disini kataku dalam hati sambil menepi meletakkan kertas usang bertuliskan tulisan arab itu di tepi sungai.

Selang beberapa saat ternyata ada kertas usang lain yang hanyut begitu saja! Begitu aku memungutnya, baik bentuk,warna dan ukurannya sama persis dengan yang pertama hanya saja tulisannya berbeda meski masih memakai tulisan arab. Aku jadi curiga bahwa ada orang yang sengaja membuang sampah di sungai ini namun anehnya di sepanjang sungai ini tak ada seorangpun!
Usai membersihkan diri aku mulai memperhatikan lembaran lembaran cokelat yang aku kumpulkan tersebut – tetap tidak mengerti dengan maksud dari tulisannya – mengenai jumlahnya aku kurang tahu yang jelas jumlahnya lumayan banyak. Aku berencana untuk memperlihatkannya pada seseorang bila nanti aku sampai di rumah. Sampai dalam perjalanan pulang aku belum juga menemukan seseorang melintas di sekitar sungai. Padahal setahu saya setiap pagi apalagi melihat matahari sudah lumayan tinggi biasanya banyak orang entah itu pemilik sawah atau pun orang yang hendak mandi. Aku jadi ngeri sendiri. Dalam kebingunganku aku merasakan tangan seseorang menepuk pundakku dari belakang.

“Hey..”

Aku terkejut bukan main dan sontak menoleh ke belakang. Tampak seorang lelaki tua dengan outfit serba putih termasuk rambut, kumis serta janggutnya yang panjang. Tampilannya persis seperti GANDALF dalam film Lord Of The Ring kurang lebih.

“A..anda siapa?” tanyaku terbata-bata

“Boleh tahu benda yang kau bawa itu apa?”

“Err..ini ember”  jawabku spontan sambil mengangkat ember berwana hitam yg ku tenteng dengan tangan kiri.

“Bukan yang itu tapi benda yang ada di tangan kananmu” lelaki tua beruban itu menunjuk kumpulan kertas usang kecokelatan yang ada di tangan kananku

Sejenak aku terdiam kebingungan tak tahu harus menjelaskan apa.

“A..aku sendiri tidak tahu apa ini sebenarnya” kedua bola mataku melirik kertas basah misterius itu, “aku menemukannya hanyut begitu saja di sungai itu.”

“Bagus” jawabnya sambil mengelus janggut putihnya dengan tangan kanan-aku pikir tak hanya tampilannya saja yang mirip dengan GANDALF tapi suaranya sama persis bedanya cuma orang ini memakai bahasa indonesia- “Asal kau tahu saja, kertas usang yang ada di tangan kananmu itu adalah milikku. Aku sengaja membuangnya dan berharap ada orang yang menemukannya.”

Oh, jadi kakek tua ini yang buang sampah sembarangan! liat saja nanti aku omelin habis-habisan gerutuku dalam hati padahal kenyataannya badanku gemetar setengah mati melihat orang semisterius ini.

“Boleh tahu namamu siapa?”

“Thinee” jawabku singkat.

“Thinee.. karena kau telah menemukan milikku yang berharga ini,  aku akan memberikanmu sebuah hadiah.”

Aku sangat terkejut mendengar perkataan lelaki tua itu. Mulutku tak mampu berucap sepatah kata pun. Speechless.

“Tetapi hadiah itu tidak akan aku berikan secara langsung. Kamu harus menemukan sendiri hadiah itu.” lanjutnya

“Bagaimana caranya?”

“Kamu cukup menemukan sebuah bangunan berwarna hijau, karena di situlah hadiahmu berada.”

Mendengar kalimat “bangunan berwarna hijau” pikiranku langsung mengingat-ingat suatu tempat yang sepertinya sangat familiar. Aku seolah tahu tempat itu. Bayangan bangunan berwarna hijau di bawah pohon bambu tergambar jelas di otakku saat itu.

“Kamu harus berusaha menemukannya, berjuanglah.” kata-kata lelaki tua itu membuyarkan vision yang aku lihat dan menyadarkan aku bahwa lelaki misterius itu sudah tidak berada di hadapanku lagi. Begitupun dengan kertas usang kecokelatan itu lenyap begitu saja dari tangan kananku. Kusapu pandangan sekelilingku dengan kedua bola mataku namun sayang tak seorangpun yang terlihat. Pandanganku terlihat berputar perlahan makin lama makin cepat sehingga membuat kepalaku terasa pusing. Beberapa saat kemudian aku sudah mendapati diriku di atas tempat tidur. Ternyata aku bermimpi.

Hari berikutnya aku menceritakan mimpiku ini kepada ibu. Dia mengatakan kalau lokasi sekitar sungai itu memang sudah terkenal angker dari dulu. Dia menyuruhku untuk tidak terlalu memikirkan hal itu karena kejadian yang aku alami tak ubahnya hanya sebuah mimpi, bunga tidur. Dia juga menjelaskan sesuatu kepadaku.

“Kau ingin tahu siapa yang memberikan nama Thinee padamu?”

“Siapa, bu?”

“Nama Thinee diberikan oleh seorang kakek bernama Dhar. Dia adalah pemilik sawah di sekitar sungai itu dan di sana sudah terkenal keangkerannya sejak dulu bahkan ada yang bilang kalau lokasi itu merupakan area kerajaan dari makhluk lain semacam jin dan sebagainya yang tak bisa dilihat manusia biasa.”

“Apakah yang di mimpiku itu kakek Dhar?”

“Iya mungkin saja, tetapi setahu ibu kakek Dhar tidak mempunyai janggut panjang berwarna putih seperti dalam mimpimu.” jelasnya sambil mengelus kepalaku pelan dengan tangan lembutnya. “Atau bisa saja mimpimu itu semacam wangsit. Seseorang dari dunia lain ingin memberimu sesuatu yaah..  semacam ilmu mungkin.”cbisiknya seraya tersenyum simpul dengan kedua bola mata melirik ke arah kiri atas.

Jantungku mendadak berdegup kencang mendengar penuturan ibuku tadi. Jika benar ada yang memberiku semacam ilmu gaib atau bahkan ilmu sihir bisa jadi ketenaran Harry Potter bisa ku saingi.

“Sudahlah tak usah kau pikirkan anggap saja itu semacam teguran jika menolong seseorang harus tanpa pamrih biarlah Tuhan yang membalasnya kelak.”

Mendengar nasehat itu aku menjadi sedikit lega namun jauh di dalam lubuk hatiku yang paling dalam masih tersimpan rasa penasaran yang kuat. Andai saja Ichihara Yuuko benar-benar ada dalam kehidupan nyata aku pasti sudah mengunjungi Toko-nya meskipun ia meminta bayaran apapun demi menafsirkan mimpiku.

Keesokan harinya lagi aku memberanikan diri untuk pergi ke area sekitar sungai. Tidak seperti dalam mimpiku, lokasi sekitar sungai sudah terlihat ramai oleh orang-orang yang sedang membajak sawah. Aku menyusuri tepiannya melewati pematang sawah yang agak licin sampai menemukan tempat yang banyak ditumbuhi pohon bambu. Mengingat gambaran yang ada di mimpiku ketika kakek berjanggut putih itu menyebutkan, “Carilah bangunan berwarna hijau” entah kenapa lokasi inilah yang muncul di otakku. Tapi sayang kenyataan yang aku lihat hanya hamparan rumput liar di sela-sela tumbuhan bambu.

Mimpi yang benar-benar membuatku  sedikit gila.

Dan ketika hendak meninggalkan tempat itu, seseorang menepuk pundakku.

D’Jilbabs 3 : D’Bikinies Vs Sorbanokishi The Sparkling Guy


Pagi yang cerah itu tiba tiba terusik oleh suara rem sebuah mobil mewah.padahal sih hampir gak bersuara tapi bisa bisanya gue aja biar tambah rame.cewek berjilbab tampak keluar dari mobil kinclong itu.wajahnya berseri dipakein senyum menawan bikin meleleh deh.stelan baju seragam sekolahnya mantep rapih trus cara make jilbabnya juga rapih ahmat  tambah lagi dia diterpa sinar mentari pagi bikin silau yang memandangnya.namanya Tria,dia kakak kelas dari Chindiwati.Gue bahkan nggak tau Tria dan Chindiwati itu besekolah di SMP yang mana,kelas Berapa? Yang pasti Tria itu kakak kelas dari Chindiwati.dengan anggun Tria melangkahkan kakiknya masuk ke halaman sekolah gue tiupin angin sepoi yang bikin jilbabnya melayang pelan biar nimbulin efek dramatis.gue tiupin angin keras biar roknya terangkat tapi sayang roknya malah di steples! RAWRR banget!maksudnya biar ada efek HOT gitu tapi sayang gagal!

Gak tau dari mana datengnya tiba-tiba saja Chindiwati muncul di hadapan Tria.dia sama si Peri R tentunya.

“Assalamulaikum kak Tria..”Sapa Chindiwati sok imut dengan posisi kaki diangkat sebelah ke belakang

“Oh..kau! Ada perlu apa?”Balasnya ketus gak pake jawab salam lagi

Chindiwati hanya diam mandangin wajah cerah Tria dengan bola mata sparkling sambil kedua tangannya di bawah dagu

“Sudah ya aku gak da waktu”si Tria berlalu

“Eh Chin dia siapa sih? Judes bener”tanya Peri R

“Dia itu idola aku Miss!kak Tria tu orang top loh dia kaya,cantik dan terkenal”

“Emang suka main sinetron gitu?”

“Iya Miss! Dia tu dah main banyak sinetron sebut saja Beranak Dalam Kubur 1&2,Kubur Meleduk The Series,Ikan Duyung Berjilbab Putih dan banyak lagi belum lagi Film-Film yang dibintangi macam Hewi Powder Dan Tepung Bertuah,Hewi Powder Dan Kamar Pembuat Kue Rahasia,Hewi Powder Dan Tahanan Nyonya Pembuat Kue,Hewi Powder Dan Piala Tepung Kanji dan semuanya tu SUKSES Miss! Ntar deh aku kasi liat filmnya”

Peri R SPEECHLESS

“Tapi aku tu ngefans lebih kepada cara dia berbusana itu loh anggun! Keren! Semua aurat ketutup sempurna”

“Tapi pas tadi gue ngerasa aneh deh Chin?”

“Aneh kenapa Miss?”

“Enggak cuman kayak ada DEBARAN DAN GETARAN gitu pas deket-deket dia”

“Aw jangan jangan?”

“Kenapa?”

“Miss Jatuh Cinta sama Kak Tria!! Aw aw aw Sembuh nih yee aw”

“Nggak mungkin lah itu tadi perasaan yg beda”muka peri R memerah

“Hahaha muka peri merah”CHindiwati berlari sambil ngejek peri R

“Awas kau ya” peri R berusaha mengejar Chindiwati.sementara Chindiwati terus berlari tanpa melihat ke depan dan…

“GEDUBRAKK!!!KOMPYANG!!!”

Chindiwati nabrak seseorang pemirsa!seorang cowok! Cakep! Keren!

“Hei lo ngapain?”Tanya cowok cakep tu

“Eh..Eh..there’s Nothing Else I can Say..”Si Chindiwati malah nyanyi lagunya Lady Gaga saking deg degannya berhadapan sama cowok cakep itu.dia adalah Radun cowok yang selalu diperatiin sama Chindiwati.dia ngefans berat sama Radun ampe pernah mimisan cuma dengan memandang wajahnya dari jauh!! Aaaaaaaa!!!!

“Waw! Ternyata lo suka lagu Lady Gaga juga ya?”Si cowok cakep ni terkejut bgt

“Pa..Pa..Paparazzi he..he..”Chindiwati makin ngelantur dan kebingungan sambil terus nyebut lirik-lirik lagu Lady Gaga selain itu mukanya memerah semerah merahnya warna merah!

“OMG! Lo bahkan nyanyiin lagu Fave gw!”

“Po po po poker face…te te te telephone”

“Tapi kupikir yang terakhir bukan lirik lagunya deh”

Chindiwati ERROR saat ini dia udah gak bisa jaga keseimbangan dan BRUK!! Pingsan!

***

“Aku dimana? Apakah aku udah disurga? Siapa aku ini? Apakah aku ini Angelina Jolie” Igau Chindiwati di ruang UKS

“Deh ni anak ngimpinya Kebangetan! Gue aja ngimpinya paling jadi Upik Abu mentok ngimpi jadi Aming”gerutu Peri R “tenang ya Chindiwati lo dah aman kasian banget ni anak dah pitaknya Segede Bulan pake acara Pingsan lagi”

Tiba tiba mata Chindiwati Terbuka.melotot.mandangin Peri R!! Dan teriak….

“AAAAAAA…SETAN NGONDEK!!!! AAAAAA”

Lalu dia Pingsan seketika lagi.

Teriakan Chindiwati tadi bikin JLEB banget di hati Peri R awas lo ya kalo minta tolong ma gue gak bakal gue bantuin katanya dalem hati sambil ngeloyor pergi dari Ruang UKS.

Beberapa saat kemudian Chindiwati Terbangun dari pingsannya udah deh langsung sembuh gitu aja.dia bangkit terus menuju pintu mau keluar pas lagi mau buka pintu eh pintunya terbuka nampilin 3 orang cewek berdiri di depannya.

“Kalian?”

“Gue Astee si Dada besar!”

“Gue Finda si Pinggul bohay!”

“Gue Yulai si Perut rata!”

*teriak samaan* “kami adalah geng SEKSEH!!!” *pose unik*

“Mau apa kalian?”

“Kami sudah tau kalo lo nyimpan KAIN XXX”

“Aku nggak ngerti maksud kalian”

“Udah deh lo jangan belagak o’On deh Orang itu bilang kalo lo dah membuat perjanjian dengan Peri R kan dan dia memberikan Kain XXX kepadamu”bentak Yulai

Hei!siapa Orang Itu? dari mana mereka tau hal ini?gumam Chindiwati dalam hati dengan ekspresi Conan yang lagi mikir buat mecahin kasus

“Woy jangan sok serius deh lo”pala Chindiwati ditoyor Finda

“Aw”Chndiwati tersungkur cantik

“Kita habisi saja Cewek ini”saran Yulai

*teriak samaan*

“SAATNYA BERUBAH!!!”

“Dengan kekuatan Dada Besar yang seksi dibalut dengan Beha Import merek GUCCI “ucap Astee

“Dengan Kekuatan Pinggul yang Bohai dibalut dengan Sempak merek PRADA”balas Finda

“Dengan kekuatan perut rata dibalut dengan Legging Merek ARMANI” Yulai nggak mau kalah

*teriak samaan lagi”

“KAMI ADALAH D’BIKINIES” *pose menggoda* mereka bertiga berubah dengan kostum bikini yang seksi

“Gilaaa kalian merek import semua!!”Chindiwati ngiri

“Woya dong apalagi di rumah gw Tas sepatu merek luar negri semua” balas Astee

“WOIII KALIAN NAPA PAMER AYO BERTARUNG MAU PENULISNYA GILA??? HAAAAAH???MAOOOOO???”

Baiklah kalau begitu! Chindiwati prepare sambil ngelempar kain putih

“SAATNYA BERUBAAAAH!!! D’JILBABS MAKE OVER EVOLUTION!!!”

Chindiwati pun berubah jadi D’Jilbabs

“Sesuai kata orang itu ternyata  benar lo  menyimpan Kain XXX!!!”Ucap Astee

“Ya seperti yang kalian liat nih aku dah make kain XXX buat memberantas kejahatan!!! Chindiwati ngengibas-ngibaskan roknya yang panjang

“Serahkan pada kami!”

“Coba saja kalian ambil kalo bisa”

Mereka pun bertempur!! Tapi..

“Eh tunggu dulu mending kita bertempur di lapangan saja! Aku nggak mau gedung sekolah kita hancur ntar kita belajar dimana?”Saran Chindiwati

“Baiklah kalo begitu”

Mereka mulai bertarung dengan jurus andelan masing masing

“LINGERIE BEAM!!!”

“PRADA’S UNDERWEAR!!!”

“GUCCI’S BRA!!!”

Gitu coba serangan dar D’bikinies dahsyat bener dah gak kebayang dah kalo serangan mereka ngenain D’Jilbabs

D’jilbabs juga gak mau kalah buat ngelawan serangan mereka

“BULU MATA SYAHRINI STORM BEAM!!!”

“GAMIS ATTACK!!!”

“JARUM PENTUL SHOT!!”

“BROS PIN GAMBAR MARUKO CHAN BEAM!!!”

Waw pertempuran yang sangat hebat Bra dan Lingerie serta Underwear Import bermerek berhamburan kemana mana pas mereka bertarung yaudah gue pungutin aja lumayan mahal nih

Sepertinya pertarungan ni sungguh nggak berimbang lama kelamaan D’Jilbabs terdesak juga meski dia udah berusaha sekuat tenaga melawan D’Bikinies.

“KARET BRA!!!”Serang Yulai dan serangan itu membuat D’Jilbabs tak berkutik. tangan serta kakinya dililit karet bra yang banyak sekali sehingga ia nggak bisa gerak

“Sekarang lo udah nggak bisa bergerak lagi D’Jilbabs”

“Kami akan mengambil kain XXX itu dan akan menyerahkannya pada orang itu”

“Jangan! Aw! Jangan!”Teriaknya Manja

“Ih lebay banget deh ni”

“Kita habisi saja dia!”

“TUNGGU DULU!!!”Seseorang tiba tiba mencegah D’Bikinies

“Siapa Itu?”

Tampak  sesosok cowok tinggi,besar dengan badan tanpa baju cuma pake Jeans merk LOGO yg katanya terinspirasi dari Iklan Agnes Monica tubuh  sparkling kayak berlian makin nyiloin mata soalnya udah jam dobelasan gitu mana bediri atas pohon mangga.tapi sayang wajahnya agak kurang jelas soalnya pake cadar item gitu kayak cadarnya KAKASHI HATAKE gak tau deh dia mulutnya biasa aja apa bibir tebel apa monyong.trus di lehernya tu melingkar sehelai sorban!! Aaaaaaa!!! Kerennnn!!! Apalagi pas ditiup angin terus sorban-nya melayang layang gitu aaaaaaa….!!!!

“Panggil saja aku SORBANOKISHI…”

BERSAMBUNG…

D’Jilbabs 2 : The Super Girl Was Born


Dirumah Chindiwati pas jam Maghriban dah malem juga di langit keliatan cerah banyak bintang-bintang betaburan di langit.Chindiwati asik ngobrol-ngobrol sama peri gajebo tu.

“Jadi kamu ini datang buat nolong aku Ibu peri?”

“Heh lo punya mata gak sih masa gue dipanggil ibu? Apa gue keliatan kayak ibu-ibu? Panggil Miss aja ya”

Peri ini centil banget sih dah jelas pake baju Koko gitu masa panggil Miss? Gumam Chindi tapi dalem hati loh.

Lagian si Chindiwati ni oon maxima deh masa pake baju koko gitu manggilnya Ibu Peri??? “Biar kaya Lala gitu”protes Chindiwati.

Eh iya gue lupa Jelasin si Peri R ini kayak gimana.si Peri R ini Kurus trus dia pake Baju Koko warna Pink tapi gak pake peci rambutnya si model mohawk gitu pokoknya ganteng deh.ukuran tubuhnya normal seperti manusia biasa trus tingginya gue nggak tau karena nggak pernah ngukurin dia dan pastinya di bisa sihir,bisa terbang tapi gak punya sayap seperti peri pada umumnya.dia ini bola matanya Cokelat.

“Ya kurang lebih gitu lah Chin,gue dateng buat nolongin lo,ngebantuin lo kalo lo dalam kesulitan bisa ngabulin semua keinginan lo kalo lo minta”

“Ngabulin permintaan aku?”

Si peri R cuma nganggukin kepala sambil monyongin mulutnya serta ngedipin matanya eh bulu matanya nambah panjang.

“Kalo gitu bisa nggak Miss..eh..hmm..” Tangan kiri si Chindiwati ngerabain kepalanya.

“Oh kalo itu nggak bisa dear!”Kata peri R sambil ngedeketin Chindiwati pake suara yg sedih “Soalnya pitak tu punya makna tertentu”

“Makna apa coba? Yg ada bikin gue galau”Chindiwati menitikkan airmata sambil berlari pengen showeran tapi di cegat peri R.

“Udah deh lo cengeng banget sih! Lo gak nyadar apa gara-gara lo pitakan gitu lo jadi pake Jilbab kan? Trus lo nyemangatin temen-temen lo buat make Jilbab dan gak pake pakaian seksi? Apa itu nggak bermanfaat banget? Itu semua karena apa coba? Karena PITAK BULAN lo Chin! Come on nyadarlah”

Chindiwati Speechless.dia mikir bener juga sih.tapi kan gak harus di caps lock kan pas nyebut pitaknya? Biasa aja deh.

“TWEWENG”tiba tiba ada bunyi unik

“Eh Chin tu bunyi apaan? Aneh banget”

“O..itu bel rumah aku hehehe..”

“Omaigat! *pingsan*

Chindiwati buru-buru mau ngebukain pintu kan tadi ada yg mencet bel.di rumah ni Chindiwati tinggal sendirian aja sebenarnya ada si Orang tuanya tapi gue males aja nyeritainnya ato anggep aja dia ke luar negeri gitu ntar juga muncul kalo dibutuhin di cerita ini ya.

Pas Chindi ngebuka pintu dia liat sesosok cewek bulet pake kacamata

“Eh Piki..mari masuk”

“Ia makasi Chin” si Piki langsung masuk

Piki ni tetangganya Chindiwati noh rumahnya deketan.anaknya rada berisi trus pake kacamata.kalo diperatiin emang ni si Piki rada aneh kulitnya aja kenyal banget kayak karet pokoknya badannya si Piki kayak gak original gitu tapi masa iya si Chindiwati mau nanya-nanya gitu biar dia juga mikir kalo si piki kulitnya kaya karet.

Terus kacamatnya juga unik rada bulet dan tebel kayak pantat botol.dia rajin baca soalnya.

“Eh iya kan ada Peri R di kamar!!” Gumam Chindiwati secara gak sadar

“Siapa Chin?” Tanya Piki

“Eh..enggak kok gak da siapa-siapa aku kan sendirian di rumah.udah langsung ke kamar aku aja yuk”

*pas dikamar*

Di kamar Chindiwati si Peri R lagi asyik baca komik Detective Conan dan langsung bangkit pas pintu dibuka sama Chindiwati.Peri R nyatai gitu aja sambil kacak pinggang.jalan jalan kesana kemari kayak di Catwalk berasa jadi model kali yak?

Buset dah tu peri Ngondek nyantai bener ntar bikin temen aku Kaget tauk! Sono ngilang aja kemana gitu kek! Gumam Chindi dalem hati sambil geregetan

Peri R mengisyaratkan ke Chindiwati kalo dia ga bisa diliat ma orang biasa

“Huft…”Chindiwati lega

“Kenapa Chin? Tanya Piki

“Ah enggak gak ada apa-apa oh ya ada perlu Apa pik?

“Gini kan aku lagi mau disign kamar trus bingung nyari refrensi dari mana makanya pengen liat kamar Chindi”

“Oh..ya sialakan Pik liat sepuasnya”

Piki ngebenerin posisi kaca matanya dan mulai meliat semua sudut kamar.gak ada sesuatu pun sudut yg gak diliat.tiba-tiba aja dia musatin pandangannya di satu sudut!tepat di sudut Peri R kacak pinggang!dia kayak ngeliat sesuatu gitu

GLEKK!! Chindiwati  nelen ludah se ember

Piki mulai mendekat ke arah Peri R!dekat dan makin dekat sambil tangan kanannya megangin gagang kacamata buletnya.

GLEKK!!GLEKKK!!2 Ember ludah Cyin ditelen sama Chindiwati

“Kenapa Pik?” Tanya Chindiwati membuyarkan konsentrasi Piki

“Aku kayak ngeliat sesuatu tp mungkin Hanya perasaan aku aja”

Lega.

“Kamar kamu bagus Chin jd pengen punya kamar kayak gini”

“Makasi Pik”

“Eh aku pulang dulu ya maaf ngerepotin”

Si Piki Pulang.

“Aduh lega banget si Piki ga bisa liat Miss”

“Iyalah gue cuma bisa diliat sama orang terpilih aja gak bisa dong orang sembarangan bisa liat gue”

“AAAAAAAAAAAA….!!!!”Terdengar suara teriakan keras banget!

“Miss itu kayak suara si Piki!”

“Buruan gih kita liat”

Chindiwati berlari secepatnya keluar disusul Peri R sambil melayang layang.

Diluar tiba-tiba aja angin jadi Gede banget!langit mendadak gelap gitu aja! Pokoknya DARK banget! Eh tapi gak DARK-DARK amat soalnya muncul kilatan kilatan dari langit.dia ngeliat semacam tumpukkan di jalan dan ternyata itu si PIKI!! PINGSAN!! TERBARING GAK BERDAYA!!!Chindiwati hendak lari ke arah Piki tapi dicegat Peri R!

“Tunggu Chin”

“Tapi Piki..”

“Gue ngerti Chin! Tapi ini sangat berbahaya!gue juga akhirnya ingat potongan ramalan itu! “Ketika bulan dielus dibawah guyuran air pada saat kegalauan menerpa,peri peri terbangun dari tidur panjangnya.cahaya tampak kegelapan menyeruak.”

“Aku nggak ngerti Miss..”

“Kegelapan ini muncul gara-gara gue!ini salah gue!pas gue muncul buat jadi penolong lo maka kejahatan pun seketika akan muncul ini adalah konsekuensi kemunculan gue!!!”Peri R jedotin Kepalanya di Tembok “eh lo gak cegah gue jedotin kepala apa? Sakit tauk!”

Kilatan kilatan terus berpendar dilangit dan ini si PLN pake acara pemadaman nasional coba kan makin gelap terus para penduduk gak ada yang muncul.

“Terus apa yang mesti kita lakuin Miss Cepet! Kasian Piki!” Chindiwati histeris

“Kita harus bikin perjanjian Chin!”

“Perjanjian?”

“Ya! Kegelapan ini bisa teratasi asal kau mau menjadi D’JILBABS!”

“Hah?”

“D’JILBABS adalah Super Girl berjilbab pembawa kedamaian dimuka bumi ini Sosok Super Girl yang anggun dengan Jilbab putih.bagaimana Chin apa lo siap?”

Tanpa pikir panjang Chindiwati mengiyakan tawaran dari Peri R.

“Pertama ambillah kain putih Ini,ini adalah KAIN XXX” helaaaaw pake KAIN X aja lebih misterius ini malah pake KAIN XXX jadi kesannya gimana gitu.

“KAIN XXX?”

“Bersiaplah Chin…” Peri R mundur beberapa langkah lalu melancarkan tarian ritualnya.muter-muter-loncat-gulung-gulung-kayang.

“Chin lempar Kain XXX itu lalu teriakkan: D’JILBABS MAKE OVER EVOLUTION!!!”

“Baiklah,”Chindiwati melempar Kain XXX tersebut lalu..

“D’JILBABS MAKE OVER EVOLUTION!!!”

Chindiwati ngerasain panas di badannya! Semacam kekuatan yg entah dr mana datangnya “HUAAAAAAAAAAAAA!!!”

“Yes berhasil!!”Peri R kegirangan

“Apanya yang berhasil Miss kalo pake kostum Pocong Gini??”

GLEK!!!

“Ganti Warna!!!”Peri R melancarkan manteranya ke arah Chindiwati

Dan muncullah sesosok gadis berjilbab putih yang memancarkan cahaya kemana-mana ampe gue mesti make kaca mata sambil bikin cerita saking silaunya!

“Waaah Kostumnya cantik banget Miss. Senangnya…!!!”

“Ayo cepat selamatkan Piki”

“Oke!”

Chindiwati melemparkan selendang putihnya kelangit seraya mengikuti arah terbangnya dia jadi bisa terbang loh dan membentuk ayunan!

“HOLY AYUNAN’S LIGHT!!!!”Mendadak permukan bumi menjadi terang benderang

“HUAAAAAAAAA” tersengar suara teriakan kesakitan “ampun D’jilbabs!! Ampun!!”

“Siapa kau sebenarnya?” Bentak Chindiwati eh mendadak jadi Pemberani dan Percaya diri akibat kekuatan D’Jilbabs kali yak

“Aku SEMPAK X aku disuruh seseorang untuk bikin umat manusia jadi pake sempak aja dan selalu berpakaian seksi”

“Siapa yang mengutusmu hai Sempak X??”

“Hai Juga orangnya gak jelas dia bilang kalo aku mau ngelakuin perintahnya bakal dikasi kekuatan hebat! Makanya aku jadi memiliki kekuatan dan nakutin anak berkaca mata itu”

“Kau jangan ulangi kesalahanmu wahai Sempak X!kali ini aku ampuni kau.aku akan mengirimu ke alam tempat kau berasal!

Chindiwati ngayunin selendang putihnya dan TRING!!!

Abis itu si Chindiwati kembali ke wujud aslinya dan nilongin si Piki yang mulutnya Bebusa karena liat Sempak X buka celana wkwkwkwk!!

Dan di mulailah hari-hari Chindiwati sebagai D’Jilbabs buat memberantas pakaian Seksi dengan bantuan Peri R…

BERSAMBUNG

D’Jilbabs 1 : Rise Of The Fairy R


Namanya Chindiwati, gadis berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku SMP kelas 2. Dia ni anaknya lumayan cantik lah ya serta baik hati. Dia selalu make Jilbab kemana-mana pokoknya auratnya ketutup deh yg nampak di luar cuman mukanya doang yang putih bersinar. Chindi sukanya mengisnpirasi teman-teman di sekolahnya buat make jilbab. Dan juga ni cewek pinter banget di sekolahnya sering banget dapet juara. Trus cowo-cowo pada malu ngedeketin dia. Ya iyalah syaratnya kalo mau jadi cowonya tu mesti hapal Al-Qur’an sama tajwid-tajwidnya trus shalat gak boleh bolong trus harus rajin shalat sunah juga. Kebayang gak sih susahnya buat ngedapetin dia. Ampe gue aja yg nulis ni cerita bilang syaratnya susah bener! Boro-boro hapal Al-Qur’an shalat aja masi bolong-bolong kayak donat tetangga sebelah. Saking perfect-nya si Chindiwati ni kalo jalan di koridor keliatan kayak jalan di catwalk! semua mata tertuju ke dia bikin cewek-cewek envy. Terutama ni 3 cewek yang nyebut diri mereka Geng SEKSEH!!  Geng yg digawangi 3 cewek seksi.

“Gue Astee si Dada besar!”

“Gue Finda si Pinggul bohay!”

“Gue Yulai si Perut rata!”

*teriak samaan* “kami adalah geng SEKSEH!!!” *pose unik*

Ya 3 cewek ni suka envy kalo liat Chindiwati di elu-elukan di sekolah. Mereka juga selalu berpakaian seksi ke sekolah. Baju seragam dipermak lengkap dengan rok mini ketat ampe lekukan tubuh mereka keliatan!.Ooh ya mereka ni big fans Jupe sama Malinda Dee loh akakakakakak!!

Suatu pagi nih pas pulang sekolah pas matahari lagi teriknya kalo ga salah tu jam 1-2an deh kayaknya soalnya gak liat jam dimana sekolah dah sepi si Chindiwati sedang asik jalan di koridor dengan anggunnya tiba-tiba dicegat ama Geng Sekseh!

“Eh Chindiwati! sok kecantikan lo ya jalan pake digeol geolin berasa kayak penari ronggeng lo!” Bentak si Astee sang leader geng sambil benerin kutang.

“Maksud ka..kalian apa aku ga ngerti”Chindiwati ketakutan ekspresi Fitri di sinetron Cinta Fitri dengan mata berkaca-kaca.

“Iya gue heran aja masa lo cuman pake kerudung ga jelas gitu bisa bikin cowo-cowo kelepek-kelepek gajebo padahal kurang seksi apa sih gue ama temen-temen gue ini!pake pelet kan lo?”

“Astagfirullah..nggak lah ti”

“Apaan ti ti emang gue Suketi!”

“Udeh bos kita kerjain aja si Chindiwati ini!” Saran Yulai

“Salah aku apa Yul?”

“Yul Yul lo kata gw Tuyul! Udeh bos kita kerjain aja!”

Si Chindiwati disergap betiga trus dibawa ke toilet! Dia berusaha minta tolong dengan teriak keras banget tapi gak da yang denger. Sebenarnya ada sih yang denger si penjaga sekolah tapi dia lagi asik dengerin lagu Bruno mars trus dia pikir katanya cuma perasaan aja ada teriakan minta tolong trus makin asik denger lagu.

Dan ternyata si Chindiwati ditelanjangin ama Geng Sekseh! Tp gak la cuman jilbabnya aja yg di ambil tp si Chindi ini lebay banget dah masa gak mau pulang kalo gak pake Jilbab katanya dan eh pas gue tanya si Chindiwati katanya dia punya Pitak segede Bulan di palanya makanya malu kalo ga pake jilbab! Yawdah ni gue kirimin penolong!

Pas lagi sedih bgt gara-gara jilbabnya direbut sama Geng Sekseh si Chindiwati nyobain buat bangkit! Tp dia malu banget kalo harus jalan diliatin sama orang terus diketawain gara-gara pitak Bulannya yg eksotis.dia natapin dinding toilet yang kotor sambil terus menangis.dengan dramatisnya dia melihat ternyata ada sebuah SHOWER!!! Yaudah dia dia langsung showeran sambil nangis.tangannya meraba-raba pitak bulannya diguyur air Wkwkwkwk.

“Bershowerlah!” Tiba-tiba terdengar suara yg datangnya gue juga nggak tahu.terdengar rada halus sih tu suara tapi yang jelas gue nggak tau siapa itu. Chindiwati tersentak kaget!sontak tangannya menutupi pitak bulannya.

“Si..siapa itu..?”Bola mata Chindiwati nyapuin seluruh sudut toilet yang kalo diperatiin ni dalem toilet make keramik kayak di Kementrian Sihir di Harry Potter! Rada item trus keijoan warnanya.

“Lo bntar lagi bakal tau siapa gue”

“TRING!!!” Sinar pink muncul dr pojok atep toilet menerpa seluruh ruangan jadi terang banget.semacam selendang berwarna pink bergelayut entah dari mana coba dan anehnya ada seseorang bergelayutan di selendang Pink itu.

Seseorang berbaju koko pink! Dengan pose anggunnya menampakkan diri di bawah sinaran cahaya misterius yg kini berubah jd sinar putih!dengan asiknya dia berayun kayak main ayunan sambil teriak “AUOOOOO” tapi kok toiletnya jadi luas bener?.

Orang misterius itu mendekati Chindiwati

“Hai Chindi” sapanya sambil ngedipin mata sebelah yang kiri.

Chindiwati hanya terdiam.speechless.

“Kenalin gue adalah Peri penolongmu panggil saja gue peri R”

“Kamu sungguhan Peri?”

“Helaaaaaw apa ada gak sih orang tiba-tiba muncul dengan misterius tu orang biasa? Nggak kan? Yg ada mereka itu Peri atau semacam makhluk halus.tapi gue Peri bukan makhluk halus tepatnya”.

“Terus..?”

“Ya gue dateng kesini karena ada yang manggil!”

“Tapi aku merasa nggak pernah manggil siapapun”

“Coba inget inget apa yang lo lakuin di dalam toilet ini?”

“Nggak ada aku cuma Showeran doang kok”

“Ya persis seperti ramalan kuno itu”

“Ramalan?”

“Ketika bulan dielus dibawah guyuran air pada saat kegalauan menerpa,peri peri terbangun dari tidur panjangnya.begitulah penggalan ramalannya.sebenarnya masi ada lanjutannya tapi lupa lalu yang gue heran bulan itu maksudnya apaan coba?”

Chindiwati teringat pitaknya dan sekita menutupinya.

“Hei lo ngapain” peri R memperhatiin kepala Chindiwati dan…….

“HUAHAHAHAHA…!!! Bulan itu ternyata..HUAHAHAHA…!!!”

“Peri R jahat! Aku pulang saja ah tapi…”

“Tenang Chindiwati *menahan tawa* gue tu dateng buat lo gue tu peri pendamping lo buat nyelametin lo buat nolong lo yuk pulang ama Peri R tinggal Tring doang nyampe loh yuk yuk”

Peri ga jelas tu ngeluarin selendang pink-nya lalu mengayun-ayunkannya dengan ceria.muter-muter-gulung-gulung-loncat-kayang.

“BUZZZZZZZ!!!!”Mereka pun ilang.

Tapi ada yang dilupain sama peri R.ya potongan ramalan itu!

“Ketika bulan dielus dibawah guyuran air pada saat kegalauan menerpa,peri peri terbangun dari tidur panjangnya.cahaya tampak kegelapan menyeruak.”

BERSAMBUNG

Kerupuk:Crunch Crush Rice


“krauk..krauk..” suara kerupuk yang sedang asyik ku kunyah di suatu malam yang gelap di temani sebatang lilin. Seperti malam kemarin, malam ini pun listrik dipadamkan. Seolah kembali ke zaman listrik belum masuk desa. Gelap gulita. Mulutku bergeol kekiri dan kekanan mengunyah kerupuk dengan merek SEDANG INGIN. Mataku melirik ke arah ibuku yang juga sedang menikmati kerupuknya.
“ada apa?” tanya ibuku
aku menggeleng. Dalam hatiku aku sangat bahagia. Berduet menghabiskan kerupuk dengan sebatang lilin yang menyala. Sungguh mengasyikan. Meski hanya sebatas kerupuk, kami begitu menikmatinya. Suara gigitan kerupuk yang renyah, kunyahan yang terus mengeluarkan bunyi ”krauk-krauk” memecah kesunyian.
”krauk..krauk..”ibuku melirik kearahku.
”krauk..krauk..”aku membalas lirikannya
”hihihihi…”aku dan ibuku berhihi bersama.
Beberapa menit kemudian, kerupuknya hanya tersisa satu. Mulut kami yang sibuk bergoyang dari tadi akhirnya manyun. Bola mata kami hanya tertuju pada sekeping kerupuk yang masih tersisa.
”bu,ini adalah kerupuk bagianku”
”enak saja,kerupuk terakhir ini adalah milik ibu”
”sudahlah ibu mengalah saja”
”tapi ibu tidak mau melewatkan nikmatnya mengunyah kerupuk super renyah”
”baiklah kalau begitu,terpaksa kita menempuh jalan ‘itu’..”
”kalau itu keputusanmu,ibu layani.bersiaplah”
aku mengangguk. Sorot mata kami terus beradu seolah tanpa kedipan. Aku mulai mengambil ancang-ancang demikian pula dengan ibuku. Telapak tanganku mulai mengepal…
”terimalah ini bu..HIAAAATTT…!!!”
”HIIAAATTT…”ibuku tak mau kalah
Telapak tangan kami mulai beradu. aku mengeluarkan jurus-jurus rahasiaku.aku pasti menang pikirku.dan kemudian…….

JREEEEEEEEEEEENGGGG……

”batu,gunting,kertas…”teriak kami serempak.
telapak tanganku masih dengan kepalan, tapi telapak tangan ibuku terbuka lebar dengan bebasnya.
”yey..ibu menang. kerupuk terakhir menjadi milik ibu” aku hanya melongo menerima kekalahan. Tetapi ketika ibu hendak menyambar kerupuk terakhir itu tiba-tiba lenyap digondol tikus yg dari tadi diam-diam juga SEDANG INGIN.