Upil…Senandung Mengorek Lubang Hidung


Ngupil,kebiasaan yang sulit aku tinggalkan bahkan sampai saat ini. Entah mengapa bila ada waktu senggang tanpa kegiatan, jari telunjukku bakal langsung bereaksi mengorek-ngorek lubang hidungku. Aku pernah mencoba untuk menghentikan kebiasaan ini tapi toh hasilnya nihil.

Menurut penuturan ibuku, aku memang telah memiliki kebiasaan ini sejak kecil. Sampai aku di bawa ke dukun untuk di BUBUS agar kebiasaan ini hilang. BUBUS adalah istilah yang di pakai para dukun untuk menyembuhkan beberapa penyakit atau kebiasaan seperti ngupil,ngamuk,cengeng,dan sebagainya.

Pengobatannya dilakukan dengan menggunakan tepung beras yang telah di jampi-jampi (mungkin) yang kemudian dilarutkan dan diminumkan kepada si penderita. Kemudian ampas dari tepung beras tersebut di letakkan dikepala anak yang sedang diobati tersebut (nggak tahu kenapa). Anak yang sedang di BUBUS biasanya akan mendapat ejekan “anak dengan tahi burung dikepalanya” karena ampas dari tepung beras tersebut memang terlihat mirip dengan kotoran burung.

Benar atau tidaknya ritual BUBUS tersebut kita kembalikan pada pribadi masing-masing. Karena hal itu merupakan kepercayaan yang telah turun temurun dari nenek moyang. Walaupun ketika itu aku di BUBUS habis-habisan toh aku tidak bisa menghilangkan kebiasaan tersebut. Intinya kita berpacu kepada apa yang di firmankan oleh ALLAH: “ALLAH tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai kaum itu mengubah keadaanya sendiri “.
Sooo..aku mau ngupil dulu ah… lalalala….

Iklan

2 Komentar

  1. Asti said,

    17/02/2012 pada 7:47 PM

    tapi kebiasaanmu ituu…. out of ordinary ya… -_____________-


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: