Labilia Emotica Nervouse


Aku terlalu emosi. Aku juga terlalu egois dan labil. Aku tak pantas bersikap seperti ini. Aku kadang malu akan sikapku yang seperti ABG. Aku bukan teenager lagi. Fase itu telah lewat bertahun-tahun silam. Tapi pada kenyataannya, aku lebih banyak bersikap seperti remaja kebanyakan. Sudah sepantasnya aku harus bersikap dewasa karena pada dasarnya aku telah dewasa.

Virus Labilia Emotica Nervouse (LEN) masih menjangkitiku. Kalian perlu tahu jenis virus ini. Jenis virus yang telah lama ada tapi tak ada yang menyadarinya. Namun baru kali ini aku memberinya nama. Labil, Emosional, Kekanakan dan mengambil keputusan tanpa pikir panjang adalah gejala khusus yang ditimbulkannya. Menganggap diri selalu benar juga termasuk gejala lainnya. Virus ini biasanya menjangkiti remaja dan tidak bisa diobati. Virus ini akan menghilang ketika seseorang mengalami perubahan fase remaja menuju dewasa. Tidak benar-benar menghilang hanya saja seseorang akan mampu menguasai dan mengendalikan efek-efek yang ditimbulkan oleh virus tersebut. Tapi, beberapa orang kadang masih terjangkit virus ini meski mereka sudah dewasa. Sepertiku contohnya.

Aku telah berusaha keras untuk bisa mengendalikan efek dari virus ini. Tapi hasilnya nihil. Sepertinya aku membutuhkan seorang dokter spesialis LEN. Tapi dimana? Jelas-jelas sejarah menyebutkan penyakit ini tak bisa disembuhkan karena memang tak ada obatnya. Aku merasa jiwa remajaku abadi dan terperangkap dalam raga yang kian menua.

Hal ini menjadi sebuah mimpi buruk ketika memikirkan suatu saat aku membina rumah tangga. Aku akan dituntut menjadi seorang kepala keluarga. Pemimpin bahtera rumah tangga yang sangat membutuhkan tanggung jawab besar. Dan aku akan tetap seperti ini? Aku harus segera melakulan sesuatu sebelum terlambat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: