Menangkap Senja di Pantai Senggigi


Beberapa hari yang lalu gue sempat yang excited banget karena gue diajakin temen buat explore salah satu pantai yang belum pernah gue datengin sama sekali. Namanya pantai Sungkun.

“Oh, my GOD!!! I’m so excited! Oh, my! I can’t feel my face!!!”

Meski gue lahir dan gede-gede di Lombok, honestly, gue masih banyak banget tempat-tempat yang belum gue kunjungin. Apalagi saat ini Lombok jadi pusat perhatian di mana orang-orang beramai-ramai mengunjungi Lombok dan gue masih sibuk dengan kerjaan gue.

Kendala utama gue saat ini adalah transportasi. Makanya gue lebih suka naik pick up ketimbang naik motor. Karena memang motor gue udah nggak bersahabat lagi, bentar-bentar mati di tengah jalan, kalau naik mobil pick up kan lebih asyik masih bisa tiduran dan ngobrol sama temen-temen sambil menyanyi-nyanyi dengan perasaan riang gembira.

Setelah fix dapet tebengan, gue tambah seneng dong. Beberapa minggu sebelumnya gue nggak bisa ikutan karena kendala motor dan nggak dapet tebengan. Nggak masalah juga sih. Gue mikirnya simpel. Ada tebengan gue ikut, nggak juga nggak masalah.

Malamnya gue kecewa banget. Orang yang gue tebengin tiba-tiba nggak bisa ikut karena ada pekerjaan mendadak. Syedihnya. Katanya nggak apa-apa? Ya nggak apa-apa tapi tetep aja kecewa padahal udah heboh sendiri update sana sini kalo besok bakal pergi jalan-jalan. Yoda deh kalo begitu.

Besoknya, gue guling-gulingan sendiri di rumah nggak tau mau ngapain kemudian muncul ide buat main ke pantai terdekat buat mengobati kekecewaan. Jadi deh pergi ke pantai Senggigi. Salah satu pantai paling terkenal di Lombok.

20160103_183354.jpg

Pantai yang terletak di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat ini emang nggak ada matinya. Dari jaman gue tau namanya pantai, gue udah kenal pantai Senggigi. Biasanya masa liburan sekolah atau sehabis lebaran gue biasanya ke pantai Senggigi. Kalo dulu lebih heboh, ke Senggigi bareng orang sekampung. Kalo sekarang udah jarang berame-rame mungkin karena udah punya kendaraan masing-masing kali ya.

20160103_180734.jpg

20160103_180817.jpg

Terus, apa yang ditawarkan oleh pantai Senggigi?

20160103_180907.jpg

Dari jaman nenek moyang, yang bakal kita liat di pantai ya paling sunset, berenang atau main pasir. Mancing juga oke tuh atau surfing bisa juga. Dong nggak mungkin lah lo ke pantai mau nyari bioskop?

20160103_180844.jpg

Semainstream-mainstreamnya ya pasti dong yang paling ditunggu adalah sunsetnya. Kita semua tau dong ya sunset itu pasti begitu-begitu aja tapi entah kenapa gue masih tetep suka ngeliat sunset. Sama kayak makan nasi, semua orang tahu rasa nasi itu seperti apa tapi toh tetep dimakan setiap hari. Hahahahaha apa deh analoginya gaje.

20160103_181901.jpg

20160103_181259.jpg

20160103_181435

“Tempat yang sama, pose yang sama dan suasananya pun sama tetapi aku yakin dari sekian kesamaan yang terlihat, masing-masing memiliki cerita yang berbeda”.

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: