Review Film: Power Rangers (2017)


Sejak pertama kali digembar-gemborkan bahwa film Power Rangers akan diproduksi, gue excited banget. Sebagai insan dunia yang masa anak-anaknya di era 90-an, adalah sebuah hal yang membahagiakan banget bisa bernostalgia dengan masa-masa itu.

Gue inget banget ketika masih SD serial Mighty Morphin Power Rangers dengan Power-Rangers-thing-nya. Gerakan berubahnya, kostumnya, robot-robotnya dan gue rasa generasi 90-an rata-rata memiliki feel yang sama dengan gue tentang Power Rangers.

Film Power Rangers yang disutradarai oleh Dean Israelite ini menceritakan tentang 5 orang teenagers, Jason (Dacre Montgomery), Kimberly (Naomi Scott), Billy (RJ Cyler), Zack (Ludi Lin) dan Trini (Becky G) yang secara kebetulan bertemu di sebuah tambang dan mendapatkan beberapa koin misterius yang kemudian membawa mereka ke sebuah pesawat luar angkasa. Di dalamnya ternyata ada sebuah robot bernama Alpha 5 (Bill Hader) dan semacam hologram di tembok bernama Zordon (Bryan Cranston) untuk membangkitkan kembali para Rangers demi melawan Rita Repulsa (Elizabeth Banks) yang berencana ingin menguasai dunia.

Cukstaw, film ini sangat jauh berbeda dengan versi serialnya. Yang gue tau anak-anak rangers ini nggak punya kekuatan super tapi di film ini mereka punya! Ya, something like a superhero! Kalau di serial, Zack (Ranger Hitam) berkulit hitam, di sini justru Billy (Ranger Biru) yang berkulit hitam. Belum lagi kostumnya yang menurut gue ewh banget. Apalagi zord dan megazord-nya nggak kalah ewh! Gue kurang suka. Robot Alpha 5 udah keliatan kayak kodok dan gue kudu yakinin diri sampai mendekati ending kalo film yang gue tonton ini adalah film Power Rangers. Nggak ada tuh adegan henshin/berubah (disebut Morphing di film ini) ala-ala mereka seperti di serialnya sambil teriak “Saatnya berubah!” atau “It’s morphin time!”. Bahkan ketika gue liat zord dan megazord-nya ada semacam Transformers vibes cuma dengan adegan fighting yang lambat dan payah banget. Efek visualnya juga nggak terlihat begitu nyata.

Film Power Rangers ini lebih tepatnya adalah film superhero rasa Transformers dan menurut gue nostalgic-nya cuma pas lagu “Go Go Power Rangers!” berkumandang di tengah film dan kejutan banget sama cameo Jason David Frank (Tommy/Ranger Putih) dan Amy Jo Johnson (Kimberly/Ranger Pink) di serial Mighty Morphin Power Rangers.

Dua setengah!

Iklan

Swa


Hi, aku pengen share sesuatu. Hari ini, aku lumayan sibuk dan akan selalu sibuk terus menerus ke depannya.

Beberapa waktu lalu ada orang yang bersedia membantuku menyelesaikan pekerjaan. Meringankan pekerjaan tepatnya. Aku sebenarnya tipikal single fighter, yang terbiasa mengerjakan sesuatu itu sendiri tapi kalau ada yang mau bantuin, silakan. Nggak juga nggak masalah.

Berhubung orang ini kekeuh banget mau bantuin dan berjanji akan konsisten karena pekerjaan tersebut berjangka panjang, akhirnya aku setuju. Di bulan pertama, kerjaanku sangat terbantu. Aku jadi bisa lebih fokus menyelesaikannya tanpa harus ribet mikirin ini itu setiap harinya karena memang ada yang menyelesaikannya. Tapi beberapa hari terakhir, tidak ada lagi bantuan. Tidak ada lagi penyelesaian. Aku mulai bingung. Padahal aku telah mulai terbiasa dengan bantuannya.

Sebenarnya nggak apa-apa juga dia berhenti bantuin karena pada dasarnya aku udah terbiasa bekerja sendiri. Aku masih bisa menyelesaikan semuanya. Makanya dari dulu aku selalu meyakinkan diri untuk nggak pernah tergantung sama orang lain. Bergantung sama orang itu nggak enak banget. 

Ketika berbagai macam hal bisa ku selesaikan sendiri, ada rasa kepuasan. Kepuasan dan kebanggaan terhadap diri sendiri. Perasaan free karena nggak ngerepotin siapapun. Kalaupun nanti ada kesalahan, nggak akan ada yang disalahkan selain diri sendiri. Semua tergantung sama diri sendiri.

Terima kasih telah membantuku selama ini.