Hits of The Day: Zayn Malik – Let Me


                                let-me-zayn-malik.jpg

Di tahun 2018, Zayn Malik kembali merilis sebuah hits lengkap dengan video klipnya yang berjudul “Let Me“. Sebelumnya, Zayn juga secara mengejutkan menghapus semua postingannya di Instagram dengan menyisakan sebuah teaser, voila! seperti spekulasi para fans, tepat tanggal 12 April 2018, “Let Me” pun rilis.

Hitsnya sendiri masih bernuansa R&B dengan lirik dewasa dan tidak terdengar mendayu-dayu seperti “Dusk Till Dawn” tapi tetap asyik didengarkan. Sepertinya bakal ngehits, nih!

Untuk video klip “Let Me” disutradarai oleh José Padilha. Kali ini Zayn menampilkan kemampuan berantem yang lumayan impresif sedangkan model video klipnya dibintangi oleh Sofia Jamora yang kalau diperhatikan mempunyai kemiripan dengan mantan Zayn, Gigi Hadid. Masih belum move on, bang?

menurut saya, dari semua anggota One Direction, bisa dibilang Zayn adalah salah satu member (ex) yang paling menonjol selain Harry Styles. Apalagi setelah memutuskan hengkang dari grup yang telah membesarkan namanya tersebut kemudian merilis album solo perdananya. So far, Zayn adalah yang paling sukses. Menorehkan #1 di Billboard Hot 100 dengan hitsnya, “Pillowtalk“. Apakah hits ini akan menyamai kesuksesan “Pillowtalk“? Kita lihat saja nanti!

Belum ada kepastian kapan Zayn Malik akan merilis album terbarunya, sembari menunggu, kuy liat video klip “Let Me” di bawah ini.

 

Iklan

Review Film: A Quiet Place (2018)


a-quiet-place-dutch-poster-1

Apa jadinya kalo lo idup nggak boleh berisik? Bahkan  sekadar ngobrol aja nggak boleh. Yang pasti idup lo bakal sunyi banget. Begitulah yang terjadi di film “A Quiet Place“. Sebelumnya, lo kudu tau rule di film ini. Yang pertama, Don’t make a sound. Kedua, Never leave the path dan ketiga, Red means run.

Bukan gue sih yang bikin rule-nya tapi emang tertulis di poster filmnya! Hehe.

Menurut gue sih film ini nggak begitu diantisipasi ya, maklum filmnya juga tergolong berbudget rendah tapi filmnya keren abis! Tumben gue nonton film yang bahkan takut mengeluarkan suara sedikit pun untuk sekadar mengunyah popcorn atau mengganti posisi duduk karena filmnya super duper menegangkan.

Film “A Quiet Place” menceritakan tentang sebuah keluarga terdiri dari ibu (Emily Blunt), ayah (John Krasinki) dan beberapa orang anak. Mereka tinggal di suatu daerah di New York lalu diteror oleh seekor makhluk buta yang sepintas kok mirip venom di Sipder-Man tapi lebih menyeramkan. Monster ini rentong banget. Denger suara dikit aja, dia langsung nyamber korbannya, makanya sepanjang cerita, film ini relatif sunyi meski nggak sunyi-sunyi amat. Mereka berkomunikasi dengan bahasa isyarat seperti tuna rungu dan secara takdir salah satu anak mereka juga memang tuna rungu. Gue sempat mikir, apakah sepanjang film ini memang nggak ada “dialog”? Atau at least mereka berbicara dengan bahasa lisan? Nggak juga. Momen ketika mereka akhirnya bisa berbicara secara lisan adalah salah satu yang melegakan bagi gue.

Paling menegangkan ketika si ibu akhirnya hamil dan sebentar lagi akan melahirkan. Bayangin deh gimana caranya cobak brojol tapi nggak boleh teriak. Belom lagi nanti baby-nya lahir pasti nangis dong? Nah, di momen ini lah gue dan penonton seruangan bener-bener sunyi bahkan nggak berani ngeluarin suara saking tegangnya. Ada banyak jump scare yang bikin kita bakal tetap terpaku sama film ini.

Gue sempet mikir juga, kok monster ini sama kayak gue ya? Bukannya gue nggak suka bebunyian ya tapi untuk suara-suara tertentu kadang gengges banget! Gue nggak suka ketika nonton film di bioskop ada yang ngobrol. Atau pas lagi makan/ngunyah mengeluarkan suara kunyahannya kayak mukbang-mukbang Korea di Youtube. Pengen gue kirimin monster ini ke orang-orang itu biar ditumpas sekalian. Wkwkwk!

Banyak yang bilang film “A Quiet Place” ini punya ending yang menggantung. Tergantung orangnya sih punya pendapat yang berbeze. Kalo menurut gue, endingnya nggak menggantung dan merupakan tipikal ending film thriller. Kalo sudah banyak menonton film thriller, ending begini mah biasa. Nggak selamanya kan film diakhiri secara gamblang. Ada kalanya si empunya film ngasi kesempatan buat para penonton untuk membayangkan/menentukan sendiri ending filmnya yang pasti kita semua yang sudah menontonnya juga sudah pada tau filmnya akan berakhir seperti apa. Jadi cukstaw aja!

Dari pada mikirin endingnya, gimana kalo kita pikirin sebenarnya makhluk peneror ini datangnya dari mana sih? #kode

Empat!

Ebatan


Kayaknya udah keseringan gue bahas deh ya. Yup!  Ini namanya EBATAN. Dari kata EBAT yang kalo nggak salah berarti cincang. Koreksi ya kalo salah. Ya karena bahan-bahannya memang dicincang gitu. Nemu Ebatan di hari biasa susah loh karena biasanya dimasak pas ada hajatan atau BEGAWE dalam bahasa sasaknya. Tapi biasanya ada juga sih warung atau rumah makan yang nyediain menu Ebatan cuma jarang.

Makanan khas dari Lombok ini emang enak banget guys. Dibuat dari campuran berbagai macam bahan. Mulai dari daun belimbing, pisang batu,  kelapa, daging dan lain-lain dengan bumbu rempah-rempah yang kompleks banget.

Kalo main ke Lombok jangan lupa cobain Ebatan yah!  #Ebatan #Lombok #Food #Yum #fun #yay #excited #explorelombok

Festival Peresean


Salah satu agenda Bulan Budaya Lombok Sumbawa 2016 adalah Festival Peresean yang diadakan di Pantai Senggigi.
FYI, Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan PENJALIN (Rotan) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras atau biasa disebut ENDE. Menurut Wikipedia sih.

Tradisi Peresean dilakukan oleh masyarakat suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Peresean juga termasuk dalam seni tari daerah Lombok. Petarung dalam Peresean biasanya disebut PEPADU dan wasit disebut PAKEMBAR.

Kalo jaman dulu Peresean dipake buat melatih ketangkasan suku Sasak untuk melawan para penjajah. Selain itu, tradisi ini juga merupakan media yang dipake sama para PEPADU untuk melatih ketangkasan, ketangguhan, keberanian dalam bertanding. Konon, Peresean juga dipakai sebagai upacara memohon hujan bagi suku Sasak di musim kemarau. Pantesan tadi baru mulai pertandingan bentar aja langsung turun hujan! #abaikan

Tapi kalo jaman sekarang, tradisi Peresean dipake buat nyambut tamu atau wisatawan yang datang ke Lombok. Yuk buat temen-temen yang pengen liat Peresean, bisa langsung dateng ke Lombok. Cepetan yah! #peresean #bulanbudaya #bulanbudayalomboksumbawa2016#lombok #sasak #nusatenggarabarat #explorelombok #culture #fun #yay #excited

Review Film: Lights Out (2016)


Sejak memutuskan nonton film Lights Out, gue udah sugesti diri gue kalo gue nggak bakal gampang ditakut-takuti. This-is-just-a-movie! Selain gue jarang nonton film horor, genre ini juga bukan favorit gue tapi bukannya anti loh ya. Apa sih yang bakal gue liat di film horor? Paling setannya gitu-gitu doang kan ya.

Film Lights Out bercerita tentang sebuah keluarga yang abis ditinggal mati suaminya karena ulah “sesuatu” yang bernama “Diana” yang bikin seorang anak laki-laki jadi nggak bisa tidur gegara sering digangguin olehnya. Akibatnya dia sering ketiduran di kelas. Di sinilah masalah muncul buat mengungkap siapa sih sebenarnya Diana itu. Sekedar informasi nih, film Lights Out diproduseri sama James Wan! Itu loh yang bikin film The Conjuring.

Sesuai judulnya, Lights Out, film ini memang tentang mati lampu. Di awal film dijelasin rule di film ini, setannya bakal muncul dalam gelap dan ngilang kalo ada cahaya entah itu siang atau malam. Filmnya bikin penasaran dan misterius banget sekaligus mendebarkan. Nggak tau ya ini memamg efek suara dari filmnya atau dari bioskopnya ya beberapa suara seperti sengaja nggak stereo sampe @maaymooy pikir ada speaker yang rusak karena berasa kayak di sekitar kita. Pas setannya garuk-garuk lantai gue sampai berkali-kali lirik ke kiri atas kemudian ngeliat ke langit-langit dan well memang efek suara dari filmnya. It feel so real dan waktu itu gue nontonnya di @cinemaxxtheater @lombokcitycenter Oke, dan ternyata beberapa adegan di film ini akhirnya sukses bikin gue kaget sampe teriak berkali-kali.
Bisa dibilang Lights Out film ngagetin. Mainannya tempat gelap dengan efek suara mengagetkan cuma durasinya dikit banget padahal gue suka ceritanya.

Buat lo yang pengen yang kaget-kaget pas banget nonton film ini #LightsOut #Review #TukangKomen #Movie #Film #Horor #Lombok #Mataram #JamesWan #Diana #Cinemaxx #fun #yay #excited

Review Film: 3 Srikandi (2016)


Ada beberapa alasan yang akhirnya bikin gue nonton film ini. Yang pertama, trailernya keren dan menjanjikan. Kedua, Reza Rahadian. Jaminan mutu deh kalo filmnya doi. Ketiga, momennya pas banget. Lagi beneran ada Olimpiade dan bulan Agustus pula. Berasa nasionalis banget lah menonton film lokal dengan tema Indonesiable di bulan Indonesia akan berulang tahun.

Menurut gue nih, film 3 Srikandi kurang greget! Nggak sesuai sama ekspektasi gue dari trailernya. Filmnya cenderung komedi padahal banyak momen-momen yang bisa dimanfaatkan biar filmnya jadi lebih dramatis lagi. Contohnya pas seleksi pemanah, berasa nggak masuk akal dan main-main eh tiba-tiba ketiganya kepilih gitu aja kayak nggak ada perjuangan berarti padahal untuk seleksi sekelas Olimpiade. Yah meski di cerita aslinya memang mereka lolos seleksi. Seolah-olah penonton disuruh cepet-cepet dan langsung digiring ke ending begitu aja karena memang yang paling keren pas ending.

Beneran deh, pas bagian akhir, pas semua orang yelling “INDONESIA” itu bikin merinding. Nasionalismenya berasa banget. Gue berasa Indonesia banget. Ada kebanggaan tersendiri jadi warga negara Indonesia meski kenyataannya negara kita lagi porak-poranda-ancur-lebur-berantakan kayak sekarang meski speech Reza Rahadian ketika ngasi semangat nggak begitu cetar-cetar amat tapi gue ngebayangin lagi beneran nonton pertandingan olahraga melawan negara lain di final. That’s make Indonesia’s Indonesia.

Terus set filmnya juga sepertinya bodo amat. Kalo nggak salah settingnya sekitar tahun 80-an. Sesekali keliatan retronya dengan menampilkan beberapa benda di era itu. Ada lagu Ratu Sejagat-nya tante Vina Panduwinata yang katanya lagi hits kala itu diputar di radio tapi di beberapa kesempatan keliatan kekinian ditambah lagi ada orang pake jaket Lilo & Stitch #LOL terus ada penampakan boneka Elsa-nya Frozen yang let it go.. Let it go itu loh #LOL 

Udahan ah, nggak usah terlalu kritis. Mending lo nonton sendiri gih. Filmnya menghibur kok. Maju terus film Indonesia! INDONESIA! INDONESIA! #3srikandi #review #adnan #movieoftheday #tukangkomen #indonesia #movie #film #rezarahadian #bcl #chelseaislan #lombok #yay #fun #excited

Review Film: The Secret Life of Pets (2016)


Gimana jadinya ya kalo hewan  piaraan pas ditinggal sama majikannya? Bisa jadi kayak di film The Secret Life of Pets ini.

Film ini bercerita tentang  kehidupan seekor anjing bernama Max yang berubah pas pemiliknya membawa pulang anjing lain bernama Duke. Tapi kemudian mereka harus bersatu, saat seekor fluffy bunny bernama Snowball mengumpulkan pasukan dari peliharaan yang terlantar untuk membalas dendam pada peliharaan yang bahagia beserta pemiliknya. Familiar? Yup agak sedikit mirip sama cerita Toy Story-nya Disney.

Filmnya lucu dan sekaligus agak menyeramkan kalo ditonton anak-anak meski beberapa karakter juga keliatan fluffy banget minta diuyel-uyel apalagi kucing gendut Chloe sama Gidget. Tingkah laku para hewan ini bikin ngakak tapi banyak adegan kekerasan dan kata-kata kotor ditambah lagi karakter-karakter hewannya banyak yang disgusting. Buat para orang tua, om, tante, paman, bibi atau siapa aja yang punya anak kecil dampingin aja kalo pengen nonton film ini karena TIDAK SEMUA FILM KARTUN ATAU ANIMASI COCOK DITONTON ANAK-ANAK. Jadi harus beneran selektif memilih filmnya dan jangan lupa liat-liat ratingnya.

Selain ceritanya yang agak sedikit mirip dengan animasi sebelah, pengisi suaranya juga familiar. Suara si elang misalnya. Yup! Dubbernya sama dengan dubber Marlin, bapaknya Nemo di Finding Nemo terus si Gidget, dubbernya sama dengan Miss Bellwheter di Zootopia. Belum lagi ada kemunculan poster film animasi terbaru dari studio si empunya film ini yang berjudul SING dan akan dirilis akhir tahun ini juga! Can’t wait.

Eh, ya karena ini studio film juga yang bikin Despicable Me dan Minion, jadi ada film pendek Minion sebelum filmnya dimulai loh.

#Review #thesecretlifeofpets #movieoftheday #tukangkomen #minion #adnan #gidget #chloe #max #movie #film #animasi #kartun #animation #fun #yay #excited